Senin, 12 April 2021

Ducati: Berjudi dengan Zarco adalah pilihan yang tepat !!

Direktur olahraga Ducati Paolo Ciabatti mengakui mendatangkan Johann Zarco pada tahun 2020 adalah "pertaruhan" karena "tidak ada yang mempercayainya" setelah aksinya yang memutuskan kontrak dengan KTM di pertengahan musim.

GrandPrixPedia- Karir MotoGP seorang Johan Zarco cukup unik, ia menjuarai juara dunia pertamanya pada tahun 2015 dengan menjadi kampiun Moto2, karna dirasa belum mendapat tawaran dari motor yang kompetitif di MotoGP Zarco lebih memilih bertahan di Moto2 pada musim 2016 dan kembali menjadi Juara Dunia Moto2 untuk kedua kalinya.

Zarco raih 2 kali Juara Dunia Moto2 2015-2016

Debutnya di MotoGP dimulai pada tahun 2017 dengan bergabung di Tim Satelit Monster Yamaha Tech3. Pada tahun itu Zarco mampu tampil apik dengan menempati posisi 6 pada klasemen akhir musim, sekaligus menjadi Rookie dan Pembalap Satelit Terbaik.

Johan Zarco with Monster Yamaha Tech 2017
Karna tak kunjung mendapat promosi ke Tim Pabrikan Yamaha, pada musim 2019 Zarco menerima tawaran dari KTM untuk membalap di tim pabrikan KTM, yakni RedBull KTM. Di pertengahan musim Zarco memutuskan kontraknya dengan KTM karna  dirasa tidak mampu berkembang dengan motor tersebut. Ia sempat menjadi pengganti Takaki Nakagami di beberapa seri akhir 2019, dengan harapan dapat menggantikan Dani Pedrosa yang memtuskan pensiun pada akhir musim 2019. Namun harapan itu pupus karna Repsol Honda lebih memilih merekrut Jorge Lorenzo daripada dirinya. Ia sempat memikirkan opsi untuk turun kelas dan membalap di Moto2 loh. 

Ducati mampu meyakinkannya untuk menandatangani kontrak dan bergabung dengan Avintia yang awalnya ia tidak begitu yakin dengan Motor Ducati tetapi hasil podium 3 di Brno tahun lalu menyebabkan Zarco mendapat promosi ke Tim Pramac Ducati dan mendapat dukungan penuh dari pabrikan untuk musim ini.

Zarco Bersama Avintia Ducati 2020

Finis kedua di balapan Qatar dan sebagai pebalap top Ducati, Zarco memimpin kejuaraan dengan selisih empat poin di depan GP Portugal akhir pekan ini. Hal ini membuat petinggi Ducati, Paolo Ciabatti bangga dengannya. "Kami senang karena Johann dipertaruhkan oleh Ducati ketika tidak ada tim lain yang mempertimbangkannya," kata Ciabatti kepada Motorsport.com.

Johan Zarco Raih Podium 2 di GP Doha

"Saya pikir dia akan menjadi protagonis sepanjang kejuaraan."

“Johann diyakinkan oleh kami untuk bertahan di MotoGP pada akhir 2019, karena kami pikir dia adalah pembalap yang bertalenta.

"Setelah tahun yang sangat rumit dengan KTM, tidak ada yang mempercayainya sejauh dia ingin kembali ke Moto2. Dengan bantuan Ducati, dia membangun kepercayaan diri dengan motornya selama tahun 2020 yang membuatnya pantas pindah ke Pramac, dengan motor yang identik dengan tim pabrikan." Ciabatti menambahkan: "Karena sumber daya yang kami berikan di sana, Pramac adalah tim pabrikan dengan sponsor yang berbeda. "Dan dalam hal itu, Johann mendapatkan bahwa Ducati melihatnya sebagai opsi yang sama validnya dalam perebutan gelar seperti Jack [Miller] dan Pecco [Bagnaia]."




 

Ad Placement