Kamis, 27 Mei 2021

Rossi: "Masa Depan Saya Akan Bergantung Pada Hasil. Fix Bakalan Pensiun!!

GrandPrixPedia- Sejarah mencatat Rossi adalah pemenang terbanyak sering Mugello Italia, dengan 7 kali di kelas Primer MotoGP 2 seri lebih banyak dari Jorge Lorenzo dengan 5 kemenangan dan 9 kemenangan diseluruh kelas. 

Ya walaupun era keemasan tersebut telah berakhir karna akhir-akhir ini lebih banyak pembalap Spanyol yang jadi juara disana. 

Dalam sebuah sesi wawancara bersama Sky Sport, Rossi secara blak-blakan mengatakan apa yang menjadi penyebab merosotnya hasil balapnya dari tahun-ketahun. 

“Saya tulus, saya beritahu Anda masalah saya yang sebenarnya. Waktunya telah tiba untuk mengklarifikasi. Mengesampingkan alibi, dan menjelaskan sepenuhnya apa yang salah. Terang Rossi memulai. 

“Dalam kasus saya, ada banyak ekspektasi. 

"orang-orang yang menonton balapan berharap melihat saya di depan, bahkan ketika saya finis kelima atau keenam mereka bertanya mengapa saya tidak memimpin .. Tapi ada banyak rasa hormat, orang-orang masih mendukung saya dan berharap saya bisa kembali ke depan ”.

“Kesalahan terletak pada ban”

“Yang paling membayar adalah ketulusan, saya berharap untuk selalu menjelaskan apa yang saya rasakan saat mengemudi. Bannya sekarang lembut, Anda harus melaju kencang sejak awal, dalam karier saya, saya selalu melakukan yang lebih baik dengan ban keras. Tapi kami banyak bekerja dengan tim, Yamaha membantu saya, saya merasa baik dengan tim, kami melakukan perjalanan bersama, kami meningkatkan banyak hal kecil. Hari ini kita semua ada di sana dalam beberapa persepuluh detik ”

Valentino Rossi bukan hanya berdiam diri dan berharap masalahnya akan selesai dengan sendirinya, ia telah berdiskusi dengan semua staf teknis untuk mencari solusinya, bahkan ia sampai-sampai meminta saran dari ibunya, Stefania Palma. 

"Ibu saya memberi saya saran yang sangat teknis, tetapi dari rumah tidak jelas apa yang terjadi dengan ban,” Vale menegaskan. “Dari rumah sulit untuk memahaminya, karena terkadang kita bahkan tidak memahaminya dari sini. Ibuku juga khawatir. Namun, saya masih menikmati melaju di lintasan, kalau tidak saya sudah berada di rumah. Tanpa hasil, saya tidak menikmati diri saya sendiri” 

Rossi memang tidak pernah akrab dengan Michelin, ada cerita pada musim balapan tahun 2007 dimana pemasok ban masih belum ditetapkan menjadi pemasok ban tunggal. Saat itu Rossi keteteran mengejar Casey Stoner yang menggunakan ban Bridgestone sedangkan ia menggunakan Michelin. 

Masuk ke musim 2008 ia beralih ke Bridgestone dan terbukti memang ia kembali jadi juara dunia. Lalu apa yang membuat ia masih mau bertahan dan terus mencari solusinya?. 

“Kegembiraan dan hasrat terhadap sepeda motor, oleh karena itu, pasti tidak lenyap. Tetapi solusi terkutuk itu harus ditemukan, dan juga secepat mungkin, untuk membalikkan tren negatif dan kembali ke persaingan. Jika tidak, keputusan untuk mundur tidak bisa dihindari. 

“Kegembiraan itu sangat terkait dengan hasil. Jika hasilnya tidak datang, kesenangan Anda berkurang dan itu menjadi berat. Saya akan membuat keputusan di liburan musim panas, saya juga harus berbicara dengan Petronas dan Yamaha, semuanya akan tergantung pada hasil. Jika saya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik antara sekarang dan liburan musim panas, akan lebih mudah bagi saya untuk melanjutkan. Jika saya harus memilih untuk melanjutkan, saya masih dapat menemukan tempat, tetapi bukan itu yang saya inginkan ”.

Dan apabila benar yang Rossi katakan kalo ia akan memutuskan masa depan di paruh musim ini maka ia hanya punya 5 seri lagi termasuk Mugello pekan ini untuk membuktikan ia masih "Whorty" Di MotoGP. 


 

Ad Placement