Sabtu, 12 Juni 2021

Bukan Rossi atau Marquez, Pedro Acosta Pilih Casey Stoner dan Kevin Schwantz Sebagai Idola!

GrandPrixPedia- Nama Pedro Acosta saat ini tengah banyak digaungkan. Pasalnya Pembalap Red Bull KTM Ajo Moto3 ini tengah memimpin klasemen sementara Moto3 dengan berstatus Rookie (tahun pertama di kejuaraan). 

Ia menjadi termuda yang mampu memenangkan 3 juara seri berturut-turut dalam usia yang baru 17 tahun. Dalam wawancara bersama Motosprint yang dikutip dari tuttomotoriweb.it Acosta tidak membayangkan ia mampu bertarung dibarisan depan bahkan memenangkan juara seri. 

“Semuanya berjalan baik untuk kelompok orang kami. Hubungan yang terjalin dengan mekanik dan teknisi membuat adaptasi sangat cepat. Ada hubungan yang baik antara semua orang, tetapi di atas semua itu komunikasi yang hebat. Kita bersatu".

Dengan status Rookie awalnya Acosta santai menjalani musim debutnya di Moto3, namun setelah juara seri dan saat ini memimpin klasemen ia sedikit banyak mulai merasakan tekanan. 

“Kami berada di bulan Juni dan kejuaraan akan berakhir pada bulan November di Valencia. Ada waktu untuk merasakan tekanan”. Terang pembalap Spanyol tersebut.

“Saat ini semuanya terkendali. Selalu ada seseorang yang memperhatikan saya, sekarang lebih banyak orang mengenali saya, tetapi saya melanjutkan perjalanan saya seperti biasa.

“Tidak ada yang bertanya apa pun kepada saya, saya hanya menikmatinya di trek. Tidak ada yang harus dikelola. Untuk menjadi pembalap tahun pertama, saya seharusnya tidak berada di tempat saya sekarang, tetapi setiap hasil bagus yang datang akan disambut baik”.

Penampilan sensasional Acosta ini kerap dibanding-bandingkan dengan penampilan Marc Marquez di awal karirnya, bahkan banyak yang menyebut ia dengan julukan "The Next Marc Marquez".

“Konfrontasi dengan Marc Marquez adalah wajar. Dia adalah Marc Márquez, saya Pedro Acosta. Setiap orang berbeda”. Ujar Acosta santai. 

Dan untuk urusan Idola Acosta ternyata lebih memilih 2 sosok ini sebagai panutannya. 

“Saya tumbuh dengan mengagumi Casey Stoner dan Kevin Schwantz. Keduanya murni pertunjukan di trek. Di antara pebalap saat ini, tidak ada yang menarik perhatian saya”.

Padahal jika melihat tanggal lahirnya yakni 25 Mei 2004, masa kecil Acosta berada pada masa kejayaan Valentino Rossi yakni pada rentang 2005-2009. Dan masa remajanya berada pada masa emas Marc Marquez 2013-2019. Namunn... siapapun bebas sih untuk memilih Idolanya masing-masing. 

 

Ad Placement