Selasa, 01 Juni 2021

Marquez yang Menguatkan Honda, Marquez Pula yang Melemahkan Honda.

GrandPrixPedia- Sudah empat balapan yang dilalui Marc Marquez di sepanjang musim ini, namun tanda-tanda ia akan kembali seperti performa sebelum cedera masih belum terlihat. 

Terakhir di balapan Mugello minggu lalu ia kembali terjatuh ketika balapan baru berlangsung dua putaran. 

Dikutip dari Tuttomotoriweb.it , Saudara Marc, Yakni Alex Marquez coba menjelaskan lebih detail tentang bagaimana kondisi sebenarnya abangnya tersebut. 

"Marc memiliki ketidaknyamanan yang mencegahnya menjadi seratus persen. Dia menderita, dan Honda adalah motor yang sangat fisik, ”katanya.

"Pastinya kita akan melihat Marc Marquez yang menyelamatkan, yang mampu melakukan apapun dengan motornya, tapi dia harus baik-baik saja”, lanjut Marquez Junior. “Tidak perlu panik, dia harus memperbaiki masalah fisik dan dia akan kembali seperti semula. Dan bagi Honda ini akan sangat membantu, meski tidak akan langsung 100% ”.

Krisis Marquez = Krisis Honda

Tidak hanya Marquez yang sedang mengalami krisis, tapi ini terjadi ke seluruh pembalap Honda, terakhir kali Honda naik podium adalah di GP Aragon musim 2020 bersama Alex Marquez. Dan terakhir Honda juara seri adalah pada seri penutup musim 2019 bersama Marc Marquez.

Setelah gagal juara di Mugello minggu lalu Honda telah menggenapkan puasa juara seri menjadi 20 seri. Tim Manajer Repsol Honda, Alberto Puig coba menjelaskan apa yang terjadi di Mugello dan keseluruhan perfomance buruk Honda musim lalu dan musim ini. 

Marquez yang diharapkan jadi ujung tombak Honda malah kembali terjatuh di Mugello. 

 “Jelas, sekali lagi ini bukan akhir pekan terbaik bagi kami. Kami tahu bahwa Mugello tidak akan mudah, tetapi kami tidak sekompetitif yang kami inginkan”. Ada beberapa bagian yang bisa diselamatkan, seperti lap pertama Marc Marquez yang langsung menunjukkan kecepatan luar biasa. Sayang sekali dia jatuh di lap berikutnya karena tidak melihat Brad Binder di tikungan 2.

Pembalap LCR pun tidak bisa berbuat banyak, Nakagami yang sedang berada di posisi 9 terjatuh juga sedangkan Alex Marquez hanya mampu finish ke 14.

"Kami juga memiliki harapan tinggi untuk Takaaki Nakagami , tetapi dia membuat kesalahan di akhir balapan. dan jatuh. Startnya bukan yang terbaik, tapi dia menunjukkan kecepatan yang bagus dan bisa mengambil beberapa poin. Alex Marquez menjalani akhir pekan yang sangat sulit dan tidak berjalan seperti yang kami harapkan”.

Dengan paceklik juara bahkan podium ini, Tim Manajer asal Spanyol tersebut yakin Honda akan mampu dan segera melewati masa-masa sulit ini. 

“Yang bisa kami lakukan adalah terus maju, kami tahu kami tidak berada di salah satu momen terbaik, tetapi kami tidak akan menyerah, kami akan pergi ke Barcelona dan kami akan mencoba menemukan cara untuk mengatasi kesulitan kami. Kami tetap bersatu sebagai sebuah tim. Kami menghadapi saat-saat sulit, tetapi kami telah menjalaninya di masa lalu dan kami telah mengatasinya, sama seperti kami akan mengatasi momen ini. Sebagai sebuah tim, kami akan kembali ke level yang tepat dalam jangka pendek”.

 

Ad Placement