Minggu, 04 Juli 2021

Toprak Tolak Tawaran Naik Ke MotoGP, Garet Gerloff: Itu Adalah Cita-Cita Saya Sejak Kecil.

GrandPrixPedia- Keputusan tiba-tiba yang dibuat Vinales untuk tidak lagi membalap bersama Yamaha di musim depan menyisakan banyak spekulasi kemana ia akan berlabuh dan siapa yang akan menggantikanya di tim pabrikan. 

Untuk penggantinya di tim pabrikan Yamaha Franco Morbidelli sudah dipastikan mendapatkan promosi ke tim utama, namun hal ini membuat Petronas menjadi kelimpungan, pasalnya mereka harus mencari 2 pembalap pengganti Morbidelli dan Rossi yang kemungkinan besar tidak lagi bersama tim ini. 

Petronas dibantu Yamaha mulai bergerilya untuk mencari 2 pembalap yang akan mengisi kursi tim asal Malaysia tersebut. Sesuai dengan filosofi Petronas yang memposisikan tim mereka sebagai 'Junior Tim' Yamaha, para pembalap muda adalah target bidikan mereka. 

Yamaha telah mencoba mendekati 2 pembalap KTM, satu di MotoGP yakni Miguel Oliveira dan satu lagi di Moto2 yakni Rookie, Raul Fernandez, namun mereka berdua menolak dan lebih setia ke pabrikan yang telah menemani karir mereka. 

Pembalap potensial lainnya yang juga dibidik Yamaha adalah dari kejuaraan World Superbike, yakni Toprak Razgatlioglu. Namun pembaruan kontrak antara Toprak dan Tim Pata Yamaha WSBK Kamis (1 Juli 2021) mematahkan asa Yamaha untuk membawa pembalap asal Turki tersebut ke MotoGP. Kenan Sofuaglu, yang merupakan mentor dari Toprak mengatakan MotoGP bukanlah rencana jangka pendek bagi Toprak dan menjadi juara dunia di balapan di Word Superbike adalah tujuannya saat ini. 

“Toprak memulai musim ini dengan sangat baik dan, terutama setelah Putaran 2, banyak tim menunjukkan minat mereka padanya. Rencana kami sejak saya memasukkannya ke Piala Eropa FIM Superstock 1000 adalah menjadikannya Juara Dunia Superbike pertama dari Turki dan kami ingin mencapai tujuan ini. Mungkin saja tahun ini, tetapi saya juga harus mengatakan bahwa kami tidak pernah bermimpi bahwa Toprak adalah pebalap MotoGP. Saya pikir gaya Toprak sangat cocok dengan motor World Superbike dan untuk alasan itu tujuan utama kami adalah bertahan di WorldSBK. Masih banyak yang bisa dilihat tentang Toprak, dia bisa lebih cepat, dan penting bahwa dia melakukannya dengan momentum yang baik dan dengan tim yang bagus." Terang Sofuohglu dikutip dari super7moto.com

“Ada beberapa tim MotoGP yang menunjukkan minat yang besar; Kami berbicara dengan Petronas Yamaha beberapa kali, dan mereka masih menginginkan Toprak, tetapi mereka juga tahu bahwa pilihan pertama kami adalah bertahan di WorldSBK dan mereka menghormatinya. Sebelum 2020, ada juga yang tertarik dengan Toprak, tapi saya sangat menghormati mereka berdua. Saya bilang kami ingin bertahan di WorldSBK minimal dua tahun lagi dan setelah itu, jika Toprak sekuat itu dan juara WorldSBK, mungkin menarik, tapi saat ini kami ingin bertahan di sini. ”

Berkebalikan dengan Toprak, rekan sesama pembalap Yamaha namun berbeda tim di Tim di WSBK, Garret Gerloff malah mengajukan diri agar bisa berkompetisi di MotoGP. Bagi Gerloff menjadi pembalap MotoGP adalah cita-cita nya dari kecil. 

“Jelas tujuan saya adalah untuk bersaing di MotoGP suatu hari nanti. Itu telah menjadi tujuan saya sejak saya masih kecil dan mulai berlari. MotoGP adalah tempat yang saya inginkan. Tapi saya juga harus memastikan waktu dan kondisinya tepat. "

Garet Gerloff telah melakukan debutnya di kelas MotoGP di MotoGP Assen pekan lalu menggantikan Franco Morbidelli yang harus naik meja operasi. Ia hanya mampu finish diluar zona Poin di posisi 17.

 

Ad Placement